Bendungan Alam Bali menjadi objek wisata Alam di Desa Sei Silau Maraja, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara

 

ALAM BALI

Bendungan Alam Bali menjadi objek wisata Alam di Desa Sei Silau Maraja, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara

 



Ringkasan

D

esa Silau Maraja Kecamatan Setia Janji Kabupaten Asahan, Sumatera Utara Memiliki ide yaitu potensi alam yang dapat meningkatkan pendapatan asli desa yakni mengelola BUMDES melalui Bendungan Alam Bali.

 



Latar Belakang

 

·    Ada Suatu area lahan yang memiliki nilai strategis dan potensial bila dikembangkan sebagai destinasi wisata alam untuk meningkatkan ekonomi warga desa Silau Maraja

·       Pada tahun 2009 pernah dikelola oleh organisasi Karang Taruna, namun dikarenakan akses jalan tidak mendukung sehingga pengunjung kesulitan menuju objek wisata tersebut, pengunjung pun lama kelamaan berkurang hingga pada akhirnya tempat wisata ditutup kembali.

 

Inovasi

             Pemerintah Desa dengan dukungan penuh masyarakat sepkat untuk mengembangkan tempat wisata bendungan Alam Bali menjadi destinasi wisata yang pengelolaannya disarankan kepada desa melalui BUMDES.

Proses

    ·        Berkembang usulan dari warga desa agar membuka kembali destinasi wisata Bendungan Alam                 Bali sebagai tempat rekreasi masyarakat.

     ·     Warga mengeluhkan tidak adanya tempat rekreasi di Desa Silau Maraja.

  Sejarah Singkat

 

            Diberi nama Alam Bali dikarenakan dahulunya tempat itu pernah didiami oleh sekelompok orang bali yang hendak bekerja di perkebunan PTPN III Kebun Sei Silau. Pada masa itu sekelompok orang bali tidak hanya tinggal disitu, namun juga mengukir dan memahat tanah pada dinding dinding tanah di sekitaran bendungan tersebut, sehingga pada wisata Alam Bali  terdapat peninggalan yang bernilai seni berupa lukisan yang di ukir, serta patung-patung pahatan yang dapat dilihat di dinding tanah sekitaran bendungan  Alam Bali tersebut.
Pembelajaran

 

·         Memanfaatkan potensi alam yang ada di desa secara tepat guna sesuai kebutuhan masyarakat.

·   Memunculkan pedagang – pedagang kecil di sekitar Bendungan Alam Bali yang dapat   meningkatkan perekonomian masyarakat.

·  Pembangunan desa yang berawal dari kebutuhan masyarakat dapat menjadi input dalam pembangunan Desa untuk meningkatkan PAD Desa.

 

 Rekomendasi

     ·        Menyebarluaskan keberadaan sarana dan prasarana wisata Bendungan Alam Bali ke desa-desa                 lain.

·     Memastikan destinasi wisata ini akan segera dibuka kembali dan dikelola dengan baik dengan menerapkan sistem pengelolaan secara profesional. Melengkapi secara bertahap berbagai fasilitas pendukung yang ada di sekitar bendungan sesuai dengan perkembangan kebutuhan dari pengunjung.

·      Pemerintah agar segera memperbaiki akses jalan agar destinasi wisata ini dapat lebih berkembang dan menjadi sumber penghasilan desa.


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peningkatan Kapasitas Pengajar Daerah (TOT) Dalam Rangka Bimtek Terpadu